Hari Khidmat Haji dan Umrah ke-1, Kemenhaj Jatim Teguhkan Komitmen Pelayanan Jemaah
![]() |
| Kemenhaj Jawa Timur memperingati Hari Khidmat Haji dan Umrah ke-1 melalui upacara di Asrama Haji Kelas I Surabaya. (Dok. Ist) |
PEWARTA JATIM — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Khidmat Haji dan Umrah ke-1 dengan menggelar upacara di Asrama Haji Kelas I Surabaya, Selasa (8/9/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen pelayanan kepada jemaah haji dan umrah.
Upacara diikuti jajaran pegawai serta unsur terkait dari lingkungan Kemenhaj Jawa Timur. Sejumlah Kemenhaj daerah turut terlibat, yakni Kemenhaj Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Bangkalan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur Mahmudi, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan amanah pelayanan haji dan umrah.
Menurutnya, semangat pengabdian perlu menjadi bagian dari pelaksanaan tugas agar penyelenggaraan pelayanan kepada jemaah berjalan sesuai tanggung jawab yang diemban setiap aparatur.
Perkuat tata kelola pelayanan jemaah
Peringatan Hari Khidmat Haji dan Umrah ke-1 juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen Kemenhaj Jawa Timur dalam membangun tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah.
Tata kelola tersebut diarahkan agar semakin profesional, transparan, humanis, serta berorientasi pada kebutuhan jemaah. Prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Pelaksanaan upacara di Asrama Haji Kelas I Surabaya turut mempertemukan jajaran Kanwil Kemenhaj Jawa Timur dengan unsur pengelola asrama. Momentum tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas pelayanan haji dan umrah.
Semangat pengabdian menjadi penekanan
Hari Khidmat Haji dan Umrah diperingati sebagai momentum untuk memperkuat semangat khidmat dalam menjalankan tugas kedinasan. Pengabdian tersebut diposisikan sebagai bagian dari tanggung jawab kepada Allah SWT, negara, dan jemaah.
Melalui peringatan tersebut, jajaran Kemenhaj Jawa Timur meneguhkan kembali pentingnya memberikan pelayanan yang mengedepankan integritas dan profesionalisme. Komitmen itu diharapkan menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan haji dan umrah secara berkelanjutan.
