Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif

Museum SBY-Ani di Pacitan memadukan wisata sejarah, seni, perpustakaan, dan workshop kreatif bagi pengunjung.

museum dan galeri seni sby-ani pacitan
Museum dan Galeri Seni SBY-Ani yang memadukan wisata sejarah, seni, dan literasi. (Dok. Ist)

PEWARTA JATIM — Museum dan Galeri Seni SBY-Ani di Pacitan memadukan wisata sejarah, karya seni, literasi, hingga kegiatan kreatif dalam satu destinasi. Pengunjung dapat mengenal perjalanan hidup Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekaligus mengikuti berbagai workshop musiman.

Museum yang berada di Jalur Lintas Selatan (JLS) itu menyimpan rekam perjalanan SBY sejak masa kecil hingga menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden. Koleksi tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata sejarah yang ditawarkan kepada pengunjung.

Di lantai dua, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah lukisan karya SBY. Selain itu, terdapat pula koleksi foto hasil jepretan mendiang Ani Yudhoyono.

Museum dan Galeri Seni SBY-Ani turut menghadirkan program musiman, termasuk paket workshop saat libur sekolah. Kegiatan yang ditawarkan antara lain melukis gerabah, melukis di kanvas, dan meronce manik-manik menjadi aksesori.

Bagi sebagian pengunjung, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tambahan setelah berkeliling museum. Hasil karya dari workshop juga dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

“Ini tadi habis muter-muter terus closingan-nya di sini,” ucap Nadia, pengunjung asal Jogja yang datang bersama keluarganya.

“Ini seru, sih. Meronce manik-manik, jadi bisa buat oleh-oleh juga,” tambahnya sambil menunjukkan gelang hasil karyanya.

Vita, pengunjung asal Solo yang mengikuti kelas meronce, mengaku datang ke museum karena diajak berwisata oleh kakeknya. Ia mengaku terkesan dengan suasana dan koleksi karya seni yang tersedia.

“Bagus banget. Apalagi ada banyak koleksi lukisan juga,” ujar Vita.

Workshop kreatif tarik pengunjung

Petugas museum bernama Nanda mengatakan, program workshop musiman seperti paket libur sekolah dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan. Menurutnya, kegiatan tersebut menawarkan pengalaman berkreasi sekaligus menghasilkan barang yang dapat dibawa pulang.

“Karena pengunjung tidak hanya berkreasi ya, tapi juga bisa buat oleh-oleh. Jadi ya, lumayan meningkatkan pengunjung,” kata Nanda kepada RRI.

Untuk menikmati Museum dan Galeri Seni SBY-Ani, wisatawan dari luar Kota Pacitan dikenakan tiket masuk Rp50.000. Sementara wisatawan lokal Pacitan membayar Rp25.000, dengan biaya tambahan bagi pengunjung yang memilih paket workshop.

Selain koleksi sejarah dan karya seni, museum ini juga dilengkapi perpustakaan dengan ribuan koleksi buku. Buku-buku tersebut dapat dipinjam dan dibaca di tempat.

Dengan perpaduan rekam perjalanan SBY, pameran seni, kegiatan kreatif, dan fasilitas literasi, Museum dan Galeri Seni SBY-Ani menawarkan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung.

Pilihan Redaksi:
Tersalin 👍
PEWARTA Jatim
PEWARTA Jatim
Media online Pewarta.co.id regional Jawa Timur (Pewarta Jatim). Menyajikan informasi berita Jatim terkini up to date.

WARTA JATIM TERBARU

  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif
  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif
  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif
  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif
  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif
  • Museum SBY-Ani di Pacitan Padukan Wisata Sejarah, Seni, dan Workshop Kreatif